"Jika itu benar-benar korban banjir kita akan jamin pengobatan mereka,"
ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dien Emawati saat dihubungi detikcom, Senin (15/2/2010).
Menurut Dien, data Dinkes saat ini korban banjir yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir sudah mencapai 507 orang.
"Itu untuk dua wilayah, Jakarta Timur 312 orang dan Jakarta Selatan 195 orang semuanya rawat jalan, artinya tidak terlalu parah penyakitnya," papar Dien.
Dien juga menuturkan khusus untuk korban banjir jika diperlukan rujukan ke rumah sakit maka biayanya pun akan ditanggung Pemprov DKI.
"Nanti akan ada surat pengantar dari posko banjir setempat, dengan itu (surat pengantar) RS rujukan juga gratis. Tapi ini khusus untuk korban banjir," tambah Dien.
Dari data Dinkes Pemprov DKI saat ini korban banjir di beberapa wilayah seperti Kampung Pulan Bukit Duri, Bidara Cina sebagian besar terserang penyakit kulit, diare dan infeksi saluran pernafasan atas.
(her/anw)











































