PBR Protes Penangkapan Ba'asyir
Sabtu, 01 Mei 2004 12:47 WIB
Jakarta - Partai Bintang Reformasi (PBR) menyayangkan penangkapan Abu Bakar Ba'asyir. PBR melihat penangkapan itu sebagai intervensi AS terhadap hukum Indonesia.Demikian ditegaskan Ketua DPP PBR Zainal Arifin kepada wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (1/5/2004).Sejumlah pimpinan PBR siang ini membesuk Ba;asyir yang kini kembali mendekam di sel tahanan Mabes Polri. Bagi PBR, Ba'asyir adalah seorang sesepuh yang harus dihormati. PBR meminta Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar menggunakan hati nuraninya dalam menangani kasus Ba'asyir."Masak sebagai sesepuh dia diambil pagi-pagi seperti tidak ada harganya. Sebenarnya apa kesalahan beliau. Tudingan bahwa Ba'asyir terlibat teroris itu nebis in idem," tegas Zainal.Sebagai bentuk protes, Zainal pun lantas memotong rambutnya di hadapan wartawan. Namun tidak seperti dikabarkan bahwa dia akan mencukur habis rambutnya. Zainal hanya mencukur sedikit bagian rambut di kepalanya. "Ini hanya untuk simbol," kilahnya.
(djo/)











































