Aksi teatrikal ini digelar untuk menyindir kepemimpinan Indonesia terkini. "Harimau datang untuk menyelamatkan Indonelongso dari pemimpin yang bodoh dan sukanya lebay, mengeluh kepada rakyat," kata korlap aksi dari Pemuda Cinta Tanah Air (Pecat), Yosep Rizal, Senin (15/2/2010).
Aksi yang berlangsung kurang lebih 20 menit ini diikuti oleh 20-an demonstran. Akibat larangan membawa hewan, demonstran menggunakan badut kerbau sebagai gantinya. "Kami mengecam semua tindak larangan berekspresi," teriak Rizal yang diikuti seluruh peserta aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini tidak menimbulkan kemacetan karena peserta aksi hanya sedikit. Meski demikian, aksi ini membuat pengendara kendaraan memelankan kendarannya untuk melihat aksi unik tersebut. "Indonesia tidak butuh pemimpin yang malas, bodoh dan lamban. Indonesia butuh pemimpin yang kuat layaknya macan," pungkasnya.
(asp/nrl)










































