Bakar Baju Militer, Mahasiswa Makassar dan Polisi Bentrok
Sabtu, 01 Mei 2004 13:09 WIB
Jakarta - Aksi pembakaran seragam militer yang dilakukan puluhan mahasiswa Makassar berujung bentrokan. Sebanyak 20 orang mahasiswa dipukuli dan ditangkap polisi.Peristiwa tersebut berawal dari unjuk rasa menentang militerisme yang dilakukan puluhan aktivis Front Perlawanan Militer (FPM) di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Jl. Andi Petarane, Makassar, Sabtu (1/5/2004).Dalam aksinya, para aktivis FPM meminta rakyat tidak memilih atau mendukung capres yang berasal dari kalangan militer. Dalam aksinya, mereka membakar seragam militer.Namun ketika baru berjalan beberapa saat, aksi pembakaran seragam militer itu dibubarkan oleh polisi. Tidak sekedar membubarkan, polisi juga memukuli dan menangkap para pengunjukrasa. Sebanyak 20 orang aktivis FPM digelandang ke Mapolresta Makassar Timur.
(djo/)











































