Lakukan Siaran Langsung Demo Buruh Duduki RRI
Sabtu, 01 Mei 2004 13:01 WIB
Jakarta - Sekitar 5000 buruh yang tengah berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2004, menduduki kantor Radio Republik Indonesia dan melakukan siaran secara nasional selama kurang lebih 10 menit.Siaran langsung tersebut dilakukan bergantian oleh sekitar enam orang secara bergantian dimana salah satu diantaranya adalah Dita Indah Sari. Pihak RRI sendiri hanya mau menerima enam orang tersebut yang masuk ke Gedung RRI dan melakukan siaran langsung. Sementara ribuan buruh lainnya tumpah di depan Gedung RRI untuk mendengarkan siaran langsung tersebut. Kondisi ini memacetkan arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Sabtu,(1/5/2004). Terlihat pasukan polisi menjaga Gedung RRI tersebut agar tidak dimasuki para demonstran.Siaran langsung yang disiarkan secara nasional oleh RRI itu berlngsung mulai pukul 12.40 WIB dan berakhir sepuluh menit kemudian. Tuntutan yang dikumandangkan enam perwakilan buruh dalam siaran langsung tersebut diantaranya pencabutan UU No 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja, pencabutan RUU PPHI (Penyelesaian Perburuhan Hubungan Industrial). Selain itu juga mereka menuntut dihentikannya PHK sewenang-wenang serta mencabut sistem kerja kontrak. Sementara tuntutanyang dibacakan Dita Indah Sari diantaranya meminta penyehatan gratis untuk buruh, kenaikan upah, stop penggusuran dan juga meminta agar dihentikannya darurat militer di Aceh. Sebagian besar pengunjuk rasa ini adalah mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia serta karyawan Hotel Indonesia, dan diikuti oleh kelompok buruh lainnya seperti Gabungan Serikat Pekerja Indonesia, Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia, Komite Buruh Cakung dan lain-lain.
(ir/)











































