Buruh Semarang & Makassar Turun ke Jalan
Sabtu, 01 Mei 2004 10:42 WIB
Jakarta - Seratusan aktivis Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) Semarang, memperingati Hari Buruh Internasional. Mereka melakukan aksi jalan kaki berkeliling kota.Para kaum pekerja sebenarnya berencana akan memusatkan aksinya di Kawasan Simpang Lima, Sabtu (1/5/2004). Namun hal itu batal dilakukan karena kawasan tersebut ditutup, berkaitan adanya acara fun bike memperingati HUT Kota Semarang.Aksi buruh dan penutupan kawasan tersebut menimbulkan kemacetan yang luar biasa di ibukota Jawa Tengah itu. Massa FSBI sendiri akhirnya mengalihkan sasaran demonya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah.Dalam orasinya, para buruh kembali menuntut hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan mereka. Mereka menyatakan UU Tenaga Kerja hanya menjadikan buruh sebagai sapi perahan. Mereka menuntut dihapuskannya sistem kerja kontrak."Bebaskan kami dari berbagai penindasan. Pemerintah harus menetapkan upah minimum yang sesuai dengan hidup layak. Jadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional," teriak para buruh.Sementara di Makassar, Sulawesi Selatan, sekitar seribu buruh juga memperingati Hari Buruh Internasional. Mereka berkumpul di Lapangan Karebosi dan kemudian long march ke gedung RRI Makassar di Jl. Riburane.Sama seperti di kota lainnya, para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Buruh Indonesia dan Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia ini menuntut kesejahteraan bagi para pekerja.
(djo/)











































