Mer-C:
100 Pendukung Ba'asyir Luka-luka
Sabtu, 01 Mei 2004 07:11 WIB
Jakarta - Akibat bentrok dengan polisi saat akan menahan kembali Abu Bakar Ba'asyir, diperkirakan 100 lebih pendukung Ba'asyir mengalami luka-luka. Dua orang di antara mereka luka parah dan sempat harus dioperasi.Demikian keterangan pimpjnan Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Sabtu (1/5/2004).Jose menjelaskan, Mer-C merawat 40 pendukung Ba'asyir, kemudian 28 orang dirawat di RSCM, 13 orang berada di markas MMI dan 40 orang ditahan polisi. "Jumlah totalnya mencapai 100 lebih," kata Jose. Luka yang diderita pendukung Ba'asyir tersebut meliputi mulai luka ringan sampai luka berat. Luka ringan umumnya hanya lecet-lecet akibat jatuh dan memar akibat pukulan. Luka sedang antara lain robek di kepala dan mengalami patah tulang. Sedangkan luka berat umumnya robek yang cukup besar di bagian kepala sehingga harus oeprasi. Di Solo sendiri sempat beredar kabar salah seorang pendukung Ba'asyir yang mengalami luka berat telah meninggal dunia. Jose saat dikonfirmasi kabar tersebut menyatakan belum tahu. "Setahu saya tadi hanya 2 orang dioperasi. Kalau ada yang sampai meninggal saya belum tahu," kata Jose.Pengacara pendukung Ba'asyir, Ari Yusuf juga menyatakan hal yang sama. Ari menyatakan hingga pukul 20.00 WIB, Jumat (30/4/2004), 2 oranf pendukung Ba'asyir dalam keadaan koma di ruang operasi RSCM. "Mungkin saja meninggal. Tapi saya belum tahu," katanya. Dalam kesempatan itu, Jose menyesalkan sikap polisi yang tidak serius merawat luka pendukung Ba'asyir yang ditahan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat. Mereka hanya dirawat ala kadarnya. "Mereka tidak diberi obat anti tetanus yang merupakan standar perawatan luka-luka," kata Jose.
(iy/)











































