Sementara klenteng sendiri tampak terang-benderang lantaran dihiasi 1.000 lampu lampion.
Sekitar pukul 00.00 tadi, ribuan warga Tionghoa juga menghidupkan kembang api. Sehingga langit Palembang yang gelap, tanpa rembulan, dan hujan gerimis menjadi terang. Kilatan kembang api itu terus saja menghiasi langit Palembang hingga pukul 00.30, Minggu (14/02/2010) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini orang terus datang dan pergi dari sini, diperkirakan sudah 10 ribu orang yang datang," kata Hendra, seorang warga di 10 Ulu yang juga turut merayakan Tahun Baru Imlek.
(tw/ape)











































