"Tuduhan itu, saya tegaskan tidak benar. Tidak pernah terjadi apapun antara Pak Anand dengan mereka," kata Direktur Anand Ashram, Maya Safira Muchtar, saat menggelar jumpa pers di Anand Ashram Center di Jalan Pura Mertasari, Kuta, Sabtu (13/2/2010).
Menurut Maya, Anand Krishna saat ini sedang sibuk mengurus pekerjaannya sehingga tidak bisa menyampaikan bantahan atas tuduhan itu.
"Beliau sedang ada acara di Ubud," kata Maya.
Maya menambahkan, tuduhan itu dilakukan oleh orang yang tidak suka dan merasa sakit hati dengan Anand Krishna. Dia juga menegaskan, tuduhan yang merusak citra bukan hal yang pertama ditujukan pada Anand Khrisna. Namun, tuduhan itu tidak pernah terjadi.
"Tuduhan ini bukan pertama kali menimpa kami. Sebelumnya juga ada tuduhan menggelapkan uang dan kasus-kasus lain. Semua selesai begitu saja," ujarnya.
Sebelumnya TR dan SM melaporkan Anand Krishna ke Komnas Perempuan dengan tudingan melakukan pelecehan seksual.
Dalam melakukan pelecehan seksual, Anand Krishna dituding melakukan cuci otak terhadap korban dengan ajaran yang sangat mengultuskan pemimpin. Karena mengultuskan pemimpin, korban pun rela melakukan atau diperlakukan apa saja oleh Anand Krishna.
(gds/nik)











































