"Katanya pernah bilang jadi manajer hotel, manajer artis. Tapi KTP-nya saja nggak ada. Nggak tahu dia dari mana," ujar ayah angkat N, Herman saat berbincang-bincang dengan detikcom di rumahnya, Jl R Sanim, Tanah Baru, Beji, Depok, Sabtu (13/2/2010).
Herman mengatakan, Martin sudah lama tinggal di kontrakan Tanah Baru tersebut. Sedangkan Herman baru 3 bulan tinggal di kontrakan 5 pintu itu. Sewa kontrakan tersebut Rp 300.000 per bulan.
"Tapi dia sudah kayak preman nggak bayar kontrakan. Saya juga nggak tahu dia sama pemiliknya ada hubungan apa," katanya.
Sementara itu, Hamdani, tukang ojek langganan pijat Martin, mengatakan, Martin pernah mengaku bekerja di bagian perfilman. Martin juga jago berbahasa Inggris, Jawa, dan Manado.
"Makanya nggak jelas dia itu dari mana," jelasnya.
Menurut Hamdani, mata Martin sudah tak begitu jelas melihat suatu objek. Bahkan Martin berjalan saja sudah agak susah.
"Orang dia pernah jatuh kok pas dekat pangkalan ojek sini. Saya bilang pakai kacamata Pak. Dia bilang nggak mampu beli," ungkapnya. (gus/nik)










































