"Saya observasi melalui sekolah di kawasan Jakarta Utara. Dalam pelajaran tertentu standar, tapi nilai matematikanya menonjol. Saya angkanya lupa," kata ketua bidang konselor perlindungan anak Komite Nasional Peduli Anak Indonesia (Komnas PAI) Rudy Parasdio melalui hubungan telepon, Sabtu (13/2/2010).
Rudy pernah bertemu Britney pada 29 Desember 2009 lalu di sebuah restoran di Jakarta Utara.
Rudy menilai, Britney bukan sosok anak yang nakal. Britney termasuk anak yang bersahaja dan emosinya terkontrol. Sosialisasinya terhadap teman-temannya juga baik.
"Anak kalau dididik dengan sepenuh hati pasti hasilnya bagus," katanya.
Rudy menambahkan, tidak ada trauma yang mendalam yang dialami Britney. Britney, kata Rudy, merupakan anak yang awalnya mau digugurkan.
"Kecenderungan trauma tipis. Kan pada waktu bayi sadar atau tidak sadar, mau digugurkan oleh ibu kandungnya," jelas Rudy.
Britney semenjak lahir tinggal bersama Bonita, setelah ditinggalkan Indah, ibu biologisnya. Indah yang merupakan adik Nita terpaksa meninggalkan Britney karena alasan tertentu.
Setelah 9 tahun diasuh Nita, Indah datang untuk mengambil Britney kembali. Indah ingin membawa anak yang dititipkan pada kakaknya sejak bayi itu ke Belanda.
(nik/nwk)











































