"Secara umum sudah aman terkendali. Memang kalau banjirnya tidak bisa dihindari, tapi yang penting keselamatan jiwanya dulu," kata juru bicara Pemprov DKI, Cucu Ahmad, kepada detikcom, Sabtu (13/2/2010).
Menurut Cucu, warga kini jauh lebih siap untuk menghadapi banjir. Sebab, ada sistem pengumuman awal yang jelas dan sistematik dari tingkat Pemprov hingga Ketua Rt tentang ancaman banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini juga tidak terlepas dari hasil simulasi terus-menerus tim SAR dengan aparat kelurahan untuk mengantisipasi banjir. Hasilnya, warga tidak lagi panik ketika air bah datang.
Sebagai bahan evaluasi, Pemprov DKI tetap akan mengajukan sebuah tempat khusus sebagai penampungan air sementara dari wilayah Bogor. Hal ini diperlukan agar kerugian bagi warga Jakarta tidak terlalu signifikan dari banjir kiriman tersebut.
"Pak Gubernur tetap berharap ada lokasi sementara untuk tempat parkir air. Misalnya di wilayah Ciawi," lanjutnya.
(mad/mad)











































