Dinsos DKI: 96 Anak Jalanan Mengalami Kekerasan Seks

Dinsos DKI: 96 Anak Jalanan Mengalami Kekerasan Seks

- detikNews
Jumat, 12 Feb 2010 19:23 WIB
Jakarta - Pendataan anak jalanan (anjal) yang dilakukan Dinas Sosial DKI sejak 21 Januari 2010, menemukan sebanyak 114 anjal yang membutuhkan perlindungan dari 4.023 anjal yang terdata. Dari 114 tersebut Dinsos DKI mengkategorikan 96 anjal mengalami masalah serius berupa tindakan kekerasan eksploitasi ekonomi dan seksualitas.

"96 Anjal tersebut sudah diselamatkan ke Panti Sosial milik Dinsos DKI untuk mendapatkan pembinaan mental dan spiritual," ujar Kepala Dinsos DKI Jakarta Budihardjo kepada wartawan di Balaikota, Jumat (12/2/2010).

Saat petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) melakukan pendataan, ditemukan lima orang anjal yang mengaku disuruh bekerja manjadi pengamen oleh sebuah yayasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu di antara mereka juga mengaku pernah diperkosa oleh salah seorang oknum yayasan tersebut," tambah Budihadjo.

Dari penelusuran petugas TKSK, yayasan yang menaungi kelima anak jalanan tersebut, ternyata ilegal alias tidak pernah terdaftar.

Kini anjal perempuan berinisial S, yang menjadi korban kekerasan tersebut telah mendapat perlindungan dari Dinsos. "Kita sudah laporkan terkait hal ini ke petugas kepolisian," lanjutnya.

Selain S, Dinsos menemukan puluhan anjal yang menjadi korban eksploitasi ekonomi oleh orang tua atau koordinator anjal. Mereka diharuskan bekerja menjadi pengamen di jalanan atau bekerja apa saja dan setiap hari harus menyetor sejumlah uang.

"Mereka dipaksa bekerja, dan harus setor uang rata-rata Rp 50 ribu perhari," papar Budihardjo.

Budihardjo menuturkan jika angka 96 tersebut masih ada kemungkinan bertambah, mengingat pendataan anjal akan berlangsung hingga 19 Februari mendatang. "Data kita untuk sementara anjal memang berkurang. Saat ini dari data ada 4.023, padahal tahun lalu 6.224," pungkas Budi.

(her/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads