berbahaya. Berbagai masalah ditemukan, salah satunya 76,4 persen makanan kemasan telah kadaluwarsa.
Sayangnya, BPOM enggan menyebut merek makanan yang menyalahi aturan tersebut.
"Ini pengawasan makanan menjelang hari raya Imlek 2561. Kita ambil sampel dan uji laboratorium," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kustantinah kepada wartawan di kantornya, Jl Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nama produknya, nanti kita kasih tahu. Soal data, kita harus cari dulu. Nanti kita fax ya," elak Kustantinah tentang produk makanan tersebut. (Ari/nwk)










































