Ditolak Gus Dur, Akbar Nekat Gandeng Hasyim Muzadi

Ditolak Gus Dur, Akbar Nekat Gandeng Hasyim Muzadi

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2004 13:34 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung nekat ingin menggandeng Ketua Umum PBNU Hasyim Muxadi. Hari ini, Akbar akan menemui Hasyim setelah tawaran koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ditolak mentah-mentah oleh Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid alis Gus Dur."Kami masih mencari waktu kalau tidak sore ya malam ini. Tempatnya juga belum ditentukan. Yang jelas Golkar akan menggunakan opsi kedua yakni melakukan pendekatan dengan PBNU," ungkap Akbar di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jum'at (30/4/2004).Seperti diketahui, Gus Dur tegas-tegas menolak permintaan Akbar Tandjung dan Wiranto dari Golkar yang mengajak PKB berkoalisi dalam pemilihan presiden. Gus Dur juga menolak memberikan restu terhadap Hasyim Muzadi untuk dipinang sebagai cawapres. Akbar mengatakan pendekatan dengan PBNU sudah dijajaki. "Ketua DPW Golkar Jatim juga sudah melakukan pendekatan ke beberapa kiai yang berpengaruh. Saya juga sudah bertemu dengan beberapa kiai dan sudah ada sinyal mereka memberikan dukungan tetapi secara institusi belum bertemu," kata Akbar.Menurut Akbar, masalah power sharing baru akan diputuskan setelah Hasyim Muzadi menerima pinangan Golkar. "Ya kalau Pak Hasyim setuju kita baru bicara power sharing. Kita bisa memberi portfolio sejumlah menteri atau bisa saja kita meminta nama yang direkomendasikan menjadi menteri," ujarnya.Berapa jumlahnya?"Kalau jumlahnya saya harus bicarakan dulu dengan Wiranto. Apalagi duet itu memang pas. Pak Wiranto berlatar belakang militer dan nasionalis sedangkan Hasyim religius dan nasionalis," demikian Akbar. (aan/)


Berita Terkait