"Hanya terbangun, tidak ada yang keluar," kata Ari, petugas operator Hotel Hyatt di Nusa Dua, Bali, saat dihubungi detikcom, Jumat (12/2/2010) 14.30 WIB.
Ari mengatakan gempa yang dirasakan memang cukup keras dan juga bunyi yang ditimbulkan cukup kencang. Namun demikian, kata dia, pihaknya tidak menemui adanya kaca hotel yang pecah.
Tena, petugas operator Hotel Nikko, Jl Raya Nusa Dua Selatan, juga mengatakan tidak ada kepanikan dari tamu hotel. Bahkan, katanya, kemungkinan besar mayoritas tamu hotel tidak merasakannya.
"Kita semua baik-baik saja," kata Tena.
Ia mengatakan gempa yang dirasakan memang cukup keras, namun tidak berlangsung lama. "Seperti patahan, sekali saja, keras. Seperti jatuh dari bangku," ujarnya.
Karena waktu getaran yang singkat itu, kata Tena, kebanyakan tamu hotel tak tergubris. "Mungkin akan berbeda kalau getarannya lama," katanya. (lrn/fiq)










































