Warga Australia Diimbau Tidak Pergi ke Thailand Selatan
Jumat, 30 Apr 2004 11:20 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia mengingatkan seluruh warga negaranya untuk tidak bepergian ke wilayah Thailand selatan. Peringatan ini disampaikan menyusul bentrokan pasukan keamanan Thai dan militan di wilayah konflik itu yang menewaskan 113 orang."Kami terus menerima laporan bahwa elemen-elemen teroris di wilayah itu tengah merencanakan serangan," demikian Departemen Luar Negeri (Deplu) Australia dalam imbauannya."Warga Australia diimbau untuk menunda kunjungan tidak penting ke provinsi-provinsi Yala, Pattani, Narathiwat dan Songkhla," imbuh Deplu seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/4/2004).Sebelumnya, Inggris dan Denmark juga telah mengeluarkan imbauan bagi warga negaranya untuk tidak bepergian ke empat provinsi di Thailand selatan yang dekat dengan perbatasan Malaysia.Imbauan tersebut juga dikeluarkan menyusul kekerasan di Thailand selatan, Rabu (28/4/2004) lalu yang menewaskan sedikitnya 108 militan Muslim. Sebanyak lima personel keamanan Thai juga tewas dalam insiden ini.Kemarin, separatis Thai bahkan mengancam para warga asing untuk menjauh dari provinsi-provinsi selatan, juga tempat-tempat wisata di utara. Kelompok separatis terlarang, Bersatu menyerukan warga asing untuk menjauhi pulau resor Phuket dan Phi Phi serta kawasan wisata Krabi dan Phang Nga."Rakyat Pattani tidak bertanggung jawab atas apapun yang terjadi kepada kalian setelah peringatan ini," ujar kelompok tersebut tanpa menjelaskan lebih jauh.
(ita/)











































