"Saya menghormati pandangan presiden, Golkar tidak merasa karena tidak ditujukan kepada kami. Karena tidak menyebut nama," kata Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Priyo menilai pernyataan SBY tidak ditujukan untuk menjawab statement keras Ical sehari sebelumnya. "Lebih baik kami berprasangka baik, berpraduga bahwa maksud presiden untuk kepentingan umum, bukan merespon pernyataan Ketua Umum kami Aburizal Bakrie," jelas Priyo.
Priyo pun meluruskan bahwa Golkar berkomitmen mengawal pemerintahan SBY-Boediono. "Kami tidak ingin tercerai berai hanya karena beda pandangan soal skandal Century," tutupnya.
(van/yid)











































