"Saya menilai ada ketidakkonsistenan dan ketidakprofesionalan dalam kasus ini," kata Antasari tanpa menyebutkan hakim atau jaksa yang dimaksudkannya.
Hal itu dikatakan dia saat dibawa ke mobil tahanan di Pengadilan Negeri Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Sementara suasana ricuh begitu hakim menutup persidangan. Para wartawan saling dorong dengan polisi.
"Minggir! Beri jalan!" teriak polisi.
"Sebentar, Pak! Ambil gambar dulu," kata wartawan bersahut-sahutan.
Antasari terus diikuti wartawan sambil dorong-dorongan dengan polisi sampai ke samping PN Jaksel. Beberapa wartawan terjatuh didorong polisi. Suasana mulai tenang setelah Antasari dibawa pergi.
(fay/nwk)











































