"Tidak. Ambil kemana? Dan ke siapa?" kata Emir saat dihubungi detikcom, Kamis (11/2/2010).
Emir menolak apa yang disampaikan Dudhie. Dia bahkan tidak tahu menahu soal pembagian uang. "Saya bahkan tidak tahu kalau ada uang segala," kelitnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengakuan pengacara Dudhie, Amir Karyatin, Dudhie setelah menuruti perintah politisi PDIP PN untuk mengambil amplop coklat, Dudhie kemudian membawa uang itu ke ruangan milik politisi PDIP di DPR berinisial EM.
Amir kembali enggan menjelaskan identitas asli EM. Namun Amir memberi sinyal jika EM bertubuh tambun. "Jadi setelah dibawa, kemudian diserahkan kepada EM. Dari EM lalu didistribusikan, waktu itu EM adalah ketua komisi," jelas Amir.
(ndr/iy)










































