Ba'asyir Bersiap-siap Sambut Kebebasan, Eh, Malah Ditangkap

Ba'asyir Bersiap-siap Sambut Kebebasan, Eh, Malah Ditangkap

- detikNews
Jumat, 30 Apr 2004 08:45 WIB
Jakarta - Apes betul Abu Bakar Ba'asyir. Sudah berkemas-kemas menyiapkan koper untuk keluar dari rumah tahanan dan menikmati kebebasan, malah dijemput paksa oleh aparat kepolisian untuk dijerat dalam kasus baru.Perihal sudah bersiap-siapnya Ba'asyir ini diceritakan oleh salah seorang pengacaranya, Mohammad Assegaf. Assegaf ditemui wartawan di Rutan Salemba, Jl. Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumat (30/4/2004), tak lama setelah kliennya ditangkap oleh polisi."Kemarin kami menawar kepada kepala rutan agar ustadz dilepas antara pukul 08.00 WIB sampai 09.00 WIB. Tapi kepala rutan menyatakan agar ustadz dilepas pukul 07.00 WIB saja. Saya melihat ustadz sudap siap dengan koper-kopernya untuk meninggalkan rutan. Sehingga kami datang ke sini untuk melakukan serah terima," ujar Assegaf.Assegaf pun mengaku terkejut atas kejadian yang menimpa kliennya. "Kami tidak menduga akan terjadi peristiwa seperti ini. Semacam panggilan paksa oleh polisi terhadap ustadz. Kenapa pada ustadz yang umurnya hampir 70 tahun harus polisi mengerahkan personil sedemikian banyak," gugatnya.Praktisi hukum senior ini pun menilai upaya polisi yang mengerahkan ratusa aparat untuk menangkap Ba'asyir sebagai hal yang sia-sia. "Saya menilai upaya polisi ini mubazir, sia-sia, dan tidak proporsional. Polisi bisa saja bernegoisasi. Sehingga tidak terjadi bentrokan," demikian Mohammad Assegaf. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads