5 Pencopet yang ditangkap polisi mayoritas pria berusia 20 tahun ke atas. 1 Pencopet telah berusia lanjut.
"Saya sudah curiga ada copet main di pengadilan. Saya ikutin ternyata benar," kata seorang intel kepolisian yang enggan disebut namanya itu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
Dikatakan dia, pencopet membuang hasil curiannya di parkiran motor yang terletak di samping gedung pengadilan. Lalu, hasil curian itu diambil oleh jaringannya. "Kayaknya biasa beraksi di keramaian," ujar intel itu lagi.
5 Pencopet lalu digiring keluar gedung pengadilan. Penangkapan copet ini menyedot perhatian pengunjung sidang. Warga sekitar juga ikut menonton. Mereka lalu memukuli si panjang tangan itu.
"Jangan dihakimi. Kita proses di kepolisian," imbau seorang polisi.
Wartawan korban copet langsung mencari keberadaan handphone kesayangannya. "Handphone saya merek Samsung ada tidak," kata wartawan Radio Trijaya.
Polisi menunjukkan beberapa handphone dengan beraneka merek. "Kalau teman-teman wartawan ada yang kehilangan handphone, silakan mengambilnya di Polda. Barang bukti ini kita bawa dulu," kata polisi.
(aan/iy)










































