"(Ical) Tidak perlu merasa terancam. Tidak ada urusan pajak dan partai," kata Hayono saat dihubungi detikcom, Kamis (11/2/2010).
Hayono menilai, keterangan yang disampaikan presiden saat berbicara di depan Polri mengenai penegakan hukum di bidang pajak adalah hal yang bersifat umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan, pajak itu merupakan penerimaan pemerintah dan sebagai warga negara yang baik, sudah sepantasnya Ical memenuhi kewajiban tersebut.
"Siapa saja wajib membayar pajak," tutupnya.
Ucapan Ical yang meminta agar jangan ada yang mengancam-ngancam dia, menurut Hayono, justru hanya akan memperlemah koalisi. "Karena itu kita akan meminta Ketua Umum Partai Demokrat untuk bertemu Pak Ical meminta klarifikasi," tutupnya.
(ndr/iy)











































