"Maaf pimpinan, saya kok agak kaget mengapa PLN dipanggil ke sini. PLN tidak ada hubungannya dengan Pansus Century, saya izin melaksanakan tugas kembali, Pak," ujar Dahlan Iskan saat Wakil Ketua Pansus Century Yahya Sacawirya membuka rapat pansus dengan sejumlah pimpinan BUMN yang memiliki simpanan di Bank Century, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Mendengar Iskan pamit, anggota pansus pun nyeletuk bergantian. Ada yang mengizinkan, ada yang usil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PLN nggak ada uangnya, Pak," jawab Dahlan.
Tiba-tiba salah seorang anggota Pansus menyampaikan unek-uneknya. "Pak Dirut PLN tolong setiap tahun jangan membebani APBN, Pak," ucap anggota Pansus dari FPG Agun Gunanjar Sudarsa dengan nada serius, kali ini Dahlan tidak banyak bicara.
Anggota Pansus Century dari FPD Ruhut Sitompul pun tak mau kalah. "Saya ucapkan selamat bekerja, mantap PLN," teriak Ruhut disambut tawa anggota Pansus lainnya.
Yahya kemudian mengizinkan Dahlan untuk kembali bekerja. "Silakan Pak Dahlah, entah bagaimana Pansus kok bisa memanggil Dirut PLN," ujar Yahya keheranan.
(van/nrl)











































