"Ada anak yang masuk, mereka tanya. Apakah kalau kita masuk kita akan dianaya. Kita jaminlah pokoknya," kata Freddy.
Hal tersebut disampaikan Freddy usai mengumumkan kekayaannya bersama Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Armida Salsiyah Alisjahbana.
Freddy menegaskan, para pembina di STIP sudah diberi peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang. Hal ini untuk menjaga antusias para calon mahasiswa yang masuk ke sekolah tersebut.
"Lulusan kita dari sekolah itu kerja di luar negeri. Dan gajinya itu sudah besar. kalau itu terus diulangi, nanti kita takut nggak ada yang mau masuk," lanjutnya.
Dengan adanya kasus tersebut, Freddy meminta para mahasiswa lebih proaktif untuk melaporkan jika ada penganiayaan oleh para seniornya. Freddy juga siap dihubungi kapan saja jika ada mahasiswa yang ingin melapor.
"Kalau ketahuan langsung pecat. Ada nomor saya silakan telepon saya. Siapa pun yang mengancam dijamin (ada tindakan)," tutupnya.
(mad/nik)











































