Polri Beberkan Bukti Baru Ba'asyir Terlibat Terorisme

Polri Beberkan Bukti Baru Ba'asyir Terlibat Terorisme

- detikNews
Kamis, 29 Apr 2004 15:37 WIB
Jakarta - Tim penyidik Mabes Polri menemukan novum atau bukti-bukti baru keterlibatan Abu Bakar Ba'asyir dalam aksi terorisme di Indonesia. Atas bukti tersebut Ba'asyir dipastikan ditahan. Demikian disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Basyir Ahmad Barmawi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl.Trunojoyo 3,Jakarta, Kamis (29/4/2004).Barnawi mengatakan, penyidik mengumpulkan alat bukti yang sah bukan hanya dari pengakuan tetapi juga ada barang bukti, saksi dan surat-surat. Novum tersebut di antaranya, pertama dari buku laporan semester III Islamic Military Academy Jamaah Islamiyah dengan surat pengantar dari Gubernur Akademi Qoid Muaskar, diketahui Hafid Ibrahim alias Mustofa alias Abu Tolud, mengirimkan surat yang dialamatkan kepada Asq-Sheik Abdus Somad alias Abu Bakar Ba'asyir. "Itu yang sudah kita dapat dari dulu tetapi belum kita tuduhkan dan belum kita sangkakan dalam kasus yang lama," papar Barmawi.Novum kedua, Ba'asyir pada 1 April 2000 hadir pada pelantikan Akademi Militer ke I Angkatan ke I di Camp Hudaibiyah di Mindanao Selatan, Filipina. Komandan upacaranya Nasir Abas dan inspektur upacara Mustofa bin Abu Tolud. "Abu Bakar Ba'asyir memimpin upacara bahkan melakukan pemeriksaan pasukan dalam pelantikan itu," ujarnya.Menurut Barnawi, saat itu yang diwisuda adalah Taufik yang kini menjadi tahanan di Filipina, Yudi yang sekarang di Surabaya, Zulkifli dan Huzaifa yang sekarang di Malaysia.Selanjutnya, novum ketiga dari keterangan yang dikumpulkan, Ba'asyir melantik ketua Mantiki III Nasir Abbas pada April 2002 di Solo. Nasir menggantikan Mustofa alias Abu Tolud. "Sebab dalam Pedoman Umum Perjuangan Jamaah Islamiyah ditulis yang melantik Amir JI," kata dia."Masih banyak lainnya yang nanti akan menjadi konsumsi pengadilan. Tetapi dari apa yang saya sampaikan, penyidik menganggap telah memenuhi unsur pidana sebagaimana dalam pasal 14,15,17 UU Teroris No. 15 tahun 2003," ujarnya.Apakah polisi akan menahan Ba'asyir? "Ya, akan ditahan. Nanti teknisnya akan kita lihat. Saya belum tahu kapan waktunya, tetapi sebaiknya ditahan di Mabes Polri," demikian Barmawi. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads