"Ayo beli, ini (kue) lidah kucing, bukan lidah Pansus. Goban (Rp 50 ribu), atau cepek (Rp 100 ribu) deh," ujar Gayatri (48) sambil menawarkan barang dagangannya ke wartawan di di depan ruang Pansus DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
Gayatri mengaku dirinya mencoba berjualan karena mereka harus naik pesawat dari Surabaya ke Jakarta. "Bagaimana tiket? Kita ini dari Surabaya, bayar pesawat," curhatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gayatri sebelumnya juga percaya diri menyanyikan sebuah lagu lama di depan para wartawan. "Katakan yang sejujurnya, apa mungkin mesti kudemo, kalau mungkin kudemo kita harus revolusi, rakyat Indonesia bersatu!" senandungnya.
Gayatri mengaku mendepositokan dananya ke Bank Century sebesar Rp 69 miliar. "Tapi Bank Century bilangnya saya membeli danareksa, padahal saya tidak pernah beli itu," ujar Gayatri .
Ia juga menceritakan, akibat skandal Bank Century ini ada seorang kawannya bernama Diana Soebiantoro (48) yang meninggal dan tak bisa membeli peti mati. "Dia akan dimakamkan hari ini," ucapnya sedih.
(amd/nrl)










































