TNI Diminta Perbarui Panser dengan Produksi Dalam Negeri

Panser Mogok di Jalan Tol

TNI Diminta Perbarui Panser dengan Produksi Dalam Negeri

- detikNews
Rabu, 10 Feb 2010 10:44 WIB
TNI Diminta Perbarui Panser dengan Produksi Dalam Negeri
Jakarta - Peristiwa mogoknya panser di jalan tol sehingga memicu macet hingga lebih 15 km sungguh memprihatinkan. Anggota DPR pun bereaksi. TNI diminta memperbarui alat utama sistem pertahanan (alutsista) dengan produksi buatan lokal.

"Mogok panser tersebut menunjukkan buatan negara luar juga ternyata tidak menjamin mutu dan servisnya juga sering dibuat tergantung kepada negara produsen," ujar anggota Komisi I (Pertahanan) DPR dari FPKS, Al Muzammil Yusuf, melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (10/2/2010). Panser yang mogok disebut-sebut merupakan hibah dari Korea Selatan dan telah berusia cukup uzur.

Menurut Muzammil, para sarjana Indonesia telah mampu membuat peralatan tempur tersebut dan tinggal membutuhkan dukungan dari pemerintah. Apabila hal ini dilakukan secara konsisten akan berdampak pada peningkatan mutu industri strategis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat signifikan dalam peningkatan mutu BUMN Industri Strategis (BUMNIS), menghemat anggaran dan menghindarkan larinya sarjana ke luar negeri karena tidak diberdayakan," kata Muzammil.

Muzammil menambahkan, Komisi I DPR sangat mendukung upaya pengembangan BUMNIS. Namun ada kendala yang selama ini dihadapi terkait hal tersebut.

"Praktek broker alutsista buatan luar selama ini potensial menghambat kebijakan pro pengembangan BUMNIS," jelasnya.

"Pembelian alutsista dari luar negeri hanya ditolerir untuk alutsista yang BUMNIS kita belum bisa membuatnya," pungkasnya.
(ddt/nrl)


Berita Terkait