Setiap Kampus Disarankan Membuat Standar Pengamanan Karya Ilmiah

Kasus Plagiarisme

Setiap Kampus Disarankan Membuat Standar Pengamanan Karya Ilmiah

- detikNews
Rabu, 10 Feb 2010 09:50 WIB
Setiap Kampus Disarankan Membuat Standar Pengamanan Karya Ilmiah
Jakarta - Kasus dugaan plagiarisme di kalangan akademisi dapat berdampak besar bagi dunia pendidikan di Indonesia. Untuk itu setiap perguruan tinggi perlu membuat standar pengamanan untuk mencegah penjiplakan karya ilmiah.

"Saya kira universitas harus melakukan pengamanan, karena kalau tidak orang akan mudah melakukan plagiarisme," ujar sosiolog dari Universitas Indonesia, Dr Musni Umar, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (10/2/2010).

Menurut Musni, selain bermanfaat untuk mencegah penjiplakan karya, pengamanan dari plagiarisme itu juga dapat meningkatkan mutu pendidikan. "Supaya pengajarnya benar-benar orang yang berkualitas," jelas Musni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengamanan dari plagiarisme itu bisa berbentuk piranti lunak (software). Musni menyatakan, UI pun telah menerapkan hal itu.

Musni berpendapat, orang-orang yang melakukan plagiarisme sudah sepatutnya mendapat hukuman. Terlebih orang-orang yang berkecimpung di dunia pendidikan. Karena hal ini bisa saja akan terus ditiru oleh generasi mendatang.

"Kalau profesor atau orang yang terpandang melakukan itu bisa jadi anak-anak kita mengikuti dan ini sangat berbahaya," katanya.

Musni menyatakan, orang-orang yang melakukan tindakan plagiarisme dapat dianggap sebagai pelaku kejahatan intelektual.

"Motifnya ekonomi, dengan kehidupan sekarang yang serba materialistik. Kemudian dilihat mudah memperoleh sesuatu dengan cara seperti itu," tandasnya.
(ddt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads