"Banyak cerita lucu yang membuat kami mengelus data. Pihak terkait setelah kami periksa hanya restoran kecil, data-data tidak betul itu," kata anggota BPK Taufiqurahman Ruki.
Hal ini disampaikan Ruki dalam rapat konsultasi antara Pansus Century dengan BPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Saat ini, menurut Ruki, BPK sedang menganalisis data RTGS dan Kliring Nasional. Anggota tim yang dibentuk BPK, menurut Ruki, tim BPK baru saja menerima surat pengantar dari Bank Indonesia masuk ke Bank Century.
"Kami sudah mendownload data nasabah, menganalisis dokumen dan data, mensortir dan membuat profiling nasabah," papar Ruki.
Namun demikian, menurut Ruki, ada saja yang menghalangi efektifitas kinerja BPK. "Data transaksi tidak lengkap, profil nasabah yang diserahkan tidak lengkap, kami kesulitan membuat customer clearing," keluh Ruki.
Namun demikian, menurut Ruki, BPK akan tetap mendukung Pansus menuntaskan skandal Century. "Kami tetap akan menyelesaikan tugas kami sebaik-baiknya," tutupnya.
(van/rdf)











































