"Sudah dievakuasi pukul 20.55 WIB, dinaikkan ke trailer. Saat ini kemacetannya agak kurang sedikit," ujar petugas tol dalam kota, M Nur, kepada detikcom, Selasa (9/2/2010) pukul 21.20 WIB.
Menurut Nur, kemacetan tadi sebenarnya tidak terlalu parah apabila delapan panser yang lain tidak ikut berhenti di lajur tiga seperti panser yang mogok. "Kalau dari awal bergerak tidak parah, tapi tidak mau jalan semua, mungkin solider," terang Nur.
Nur menambahkan, usai dievakuasi delapan panser akhirnya meninggalkan lokasi. Panser tersebut kini menuju pangkalan mereka di Cilandak.
"Infonya milik TNI AL. Mereka menuju Cilandak," tandas Nur.
Sementara itu informasi dari pembaca detikcom, Heru Susetyo, mengatakan kemacetan mulai sedikit teratasi.
"Informasi terakhir yang diterima, Panser tersebut sudah berhasil dievakuasi menggunakan truk trailer milik TNI-AL dan dibawa ke Mako Marinir Cilandak. Sekarang tinggal sisa-sisa kemacetan dan upaya-upaya pencairan oleh pihak kepolisian terus dilakukan," kata Heru Susetyo kepada detikcom.
(ddt/rdf)











































