"Kami menemukan 11 nasabah dengan total penarikan Rp 1,9 triliun di luar sepengetahuan BI dan Bareskrim. Sebab nasabah ini tidak pernah dilaporkan ke Bank Century. Tetapi anehnya data nasabah-nasabah ini disimpan manajemen Bank Mutiara. Apa Bapak sudah mengendus?" tanya Anggota Pansus dari Fraksi Golkar Azis Syamsudin kepada Ketua PPATK Yunus Husein dalam rapat Pansus Angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
"Kalau boleh tahu namanya siapa saja," tanya Ketua PPATK. "Kami tidak punya, tidak bisa menyebut namanya," jawab Azis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Azis pun meminta agar PPATK menyelidiki aliran uang tersebut meskipun dia tidak bisa menyebutkan namanya satu persatu. "Saya mohon untuk diselidiki Pak. Bagaimana pun juga itu transaksi yang aneh dan patut dicurigai," kata Azis.
Azis menambahkan, pihaknya juga menemukan beberapa nasabah yang menabung di Bank Century cabang senayan antara lain berinisial JH menabung sebesar Rp 95 miliar, AR sebesar Rp 31,5 miliar, HH sebesar Rp 43 miliar, BS sebesar Rp 100 miliar.
"Itu baru beberapa Pak. Kami minta diselidiki," pungkasnya.
(anw/yid)











































