"Pak SB sekarang sudah jadi sufi, mungkin beliau kapok berpolitik maka mundur total. Beliau kini fokus membantu UKM dan yayasan," kata Bima Arya, ketua bidang komunikasi politik DPP PAN, Selasa (9/2/2010).
Kepada wartawan yang mencegatnya di lokasi acara di JCC, Senayan, Jakarta, mantan pengamat politik ini mengaku yakin bahwa panita pelaksana mengundang SB. Tapi bila memang kenyataan SB tidak hadir, menurutnya hal itu lebih karena faktor teknis.
"Saya pikir itu masalah teknis saja. Acara ini kan disesuaikan agenda Pak Hatta, mungkin saja tidak pas dengan jadwal Pak SB sehingga beliau tidak bisa hadir," ujar Bima.
Menyinggung pengakuan SB bahwa dirinya tidak diundang karena telah disisihkan sebagai buntut konflik internal PAN menjelang Pilpres 2009, Bima menolak memberi tanggapan. Tapi dia menegaskan bahwa konflik internal hal biasa dalam dinamika parpol dan pengurus baru DPP PAN membuka diri terhadap SB.
"Mengapa tidak? Kalau beliau ingin kembali, kami terbuka sekali," pungkas Bima.
(lh/rdf)










































