Video ini diputar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M Jasin, dalam acara dialog 'Upaya Perbaikan Ditjen Imigrasi Kemkum HAM, di Gedung Kemkum HAM, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (9/2/2010). Dialog dihadiri Menkum HAM Patrialis Akbar, jajaran eselon I sampai pegawai non eselon.
"Ada pembayaran jalur cepat dan jalur lambat," kata Jasin menerangkan jalur cepat dalam video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK, kata Jasin, tidak langsung menangkap pelaku korupsi kelas teri itu karena menyadari pencegahan korupsi harus melalui perbaikan sistem dan renumerasi. Dalam Survei Integritas KPK tahun 2009, kantor keimigrasian berada urutan ke 131 dari 136 unit pelayanan instansi pemerintah.
Patrialis Akbar dalam kata sambutannya mengatakan, tidak tahu menahu atas praktek gelap di kementriannya itu. "Mata kita terbatas, tangan kita terbatas," kata Patrialis.
Patrialis pun meminta Inspektorat Jenderal Kemkum HAM untuk meng-copy video tersebut. Menurutnya, video tersebut penting untuk perbaikan dan konsolidasi.
"KPK masih sayang sama kita. Sebab, kalau nggak itu langsung ditangkap, dicopot. Warning ini sangat berharga," ujarnya.
(lrn/nrl)











































