Jelang Ba'asyir Bebas, Tidak Ada Persiapan Khusus di Ngruki
Kamis, 29 Apr 2004 13:29 WIB
Solo - Bila tidak ada soal lain, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir akan bebas Jumat (30/4/2004) besok. Namun demikian tidak ada persiapan sambutan apa pun di Pesantren Al-Mukmin, Ngruki. Persiapan yang dilakukan di pesantren Ngruki hanyalah rencana menggelar pengajian bila nanti Ba'asyir sudah tiba di pesantren. Pembicaranya adalah Ba'asyir sendiri.Para petinggi MMI di Solo maupun pengasuh Pesantren Al-Mukmin saat ini berangkat atau bahkan sudah ada yang berada di Rutan Salemba Jakarta. Sementara Pesantren Ngruki terlihat sepi dari persiapan penyambutan. Para santri tetap berada di ruang kelas masing-masing untuk belajar. Hanya ada satu dua santri jaga di pos penjagaan dekat pintu gerbang masuk.Santri jaga membenarkan bahwa tidak ada penyambutan. Seorang staf Yayasan Pendidikan Islam Al-Mukmin yang mengelola Pesantren Ngruki, Sofyan WK, saat ditemui detikcom, Kamis (29/4/2004) juga mengatakan demikian. "Kalaupun Ustadz Abu jadi dibebaskan, paling-paling sampai Ngruki masih hari Sabtu. Tapi memang tidak ada rencana penyambutan yang istimewa," kata dia.Direktur Pesantren Ngruki, Ustadz Wahyuddin, justru sudah berada di Jakarta sejak kemarin. Saat dihubungi detikcon dia mengaku hingga kini belum ada kepastian pembebasan Ba'asyir. Namun dia mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan kepala Rutan Salemba."Kami berharap Ustadz Abu dibebaskan besok. Kepala Pihak Lapas Salemba juga mengatakan kalau nanti ada keputusan untuk pembebasan Ustadz Abu, meskipun pidananya habis nanti pukul 00.00 namun pembebasan itu mungkin dilakukan pada jam kerja yaitu sekitar pukul 09.00 WIB Jumat besok. Semoga memang itulah nanti yang terjadi," paparnya."Kalau jadi bebas besok, akan langsung kami bawa ke ma'had (pesantren) di Ngruki dengan perjalanan darat. Di sana memang kami tidak menyiapkan sambutan khusus. Paling-paling ya nanti sesampai di ma'had, Ustadz akan langsung menuju masjid, sujud syukur, menemui para santri dan memberikan sedikit nasihat kepada para santri di masjid. Setelah itu beliau kami persilakan istirahat dulu," lanjutnya.Hal itu juga dikuatkan oleh Humas Ngruki, Irsyad Fikri. Fikri mengatakan menyambut kedatangan salah satu pendiri Pesantren Ngruki itu, yang dipersiapkan pesantrennya hanyalah pengajian yang akan diikuti para santri, anggota MMI dan para akitivis Islam di masjid pesantren dengan pembicara Ba'asyir. "Jika nanti memungkinan akan digelar konferensi pers," ujarnya.
(asy/)











































