Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut dari Partai Golkar, Chaidir Ritonga, saat menanggapi aksi ratusan wartawan di halaman gedung dewan, Selasa (9/2/2010) siang.
Menurut Chaidir, pelayanan rumahsakit di Medan dari tahun ke tahun semakin menurun. Wartawan harus berperan sebagai kontrol sosial. Jika fungsi itu dikebiri, DPRD Sumut akan memanggil manajemen RSUP Adam Malik sesegera mungkin.
"Selanjutnya aspirasi para wartawan akan ditangani Komisi E DPRD Sumut sebagai komisi yang membidangi pelayanan publik," kata Chaidir.
Sementara Ketua Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Sumut, Syaiful Anwar dalam orasinya mengecam tindak penyekapan dan kekerasan yang dialami pekerja pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
"Manajemen RSUP. Haji Adam Malik harus bertanggungjawab atas kasus ini. Jika perlu, tindak tegas Direktur RSUP Haji Adam Malik yang tidak mampu mendidik bawahannya," kata Syaful.
(rul/djo)











































