Hamas Tuding AS Hambat Upaya Penyatuan Palestina

Hamas Tuding AS Hambat Upaya Penyatuan Palestina

- detikNews
Selasa, 09 Feb 2010 12:25 WIB
Hamas Tuding AS Hambat Upaya Penyatuan Palestina
Moskow - Pemimpin Hamas Khaled Meshaal menuding pemerintah Amerika Serikat (AS) merusak upaya penyatuan Palestina. Bahkan Meshaal melihat tak ada peluang bagi perdamaian di Timur Tengah di bawah kepemimpinan Israel saat ini.

Dikatakan Meshaal, Hamas menginginkan perjanjian rekonsiliasi dengan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas secepat mungkin. Hal itu disampaikan Meshaal pada konferensi pers usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang mengundangnya ke Mosko, Rusia.

"Sayangnya, ada serangkaian hambatan untuk rekonsiliasi cepat, pertama-tama adalah pengaruh eksternal dan tekanan dari AS," kata Meshaal. Menurutnya, AS menggunakan berbagai cara untuk menghambat upaya rekonsiliasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas dikucilkan oleh negara-negara Barat karena kelompok pejuang Palestina itu menolak mengakui Israel. Sedangkan gerakan Fatah merupakan rival Hamas.

Hamas telah memenangi pemilihan parlemen pada tahun 2006 namun belum diakui sebagai partai dominan karena perpecahannya dengan Fatah. Hamas mengambil alih kekuasaan di Jalur Gaza setahun kemudian dalam pertempuran dengan pasukan Fatah.

(ita/iy)


Berita Terkait