Meski peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua wartawan, Masyhuri Wahid (Indosiar), Yus Firdaus (Elshinta), dan Salim Umar ketua Komisi Fatwa MUI Jabar, terkilir pada bagian kaki dan tangannya. Sementara itu, belasan lainnya basah kuyup akibat tercebur kolam yang berada di bagian bawah Markas Aliran Surga Eden.
Tidak hanya itu, sejumlah kamera dan barang elektronik lainnya yang dibawa rombongan turut tercebur kedalam kolam. Rombongan terperosok diduga karena, kayu penahan rumah tersebut tidak kuat menahan beban.
Β
Peristiwa tersebut berawal, saat rombongan memasuki rumah istana milik pimpinan aliran Surga Eden, Ahmad Tantowi yang berada di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Rumah yang roboh merupakan rumah kedua milik Ahmad Tantowi yang diperiksa rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bagian bawah ruangan tersebut, terdapat kolam setinggi 3 meter. Sementara, lantai penopang rumah tersebut hanya terbuat dari lempengan kayu yang diduga sudah rapuh.
Ketika rombongan menunggu pintu terbuka, tiba-tiba lantai roboh. Seluruh rombongan yang berada paling depan ikut terperosok ke dalam kolam yang berada dibawah rumah tersebut. Suasana kepanikan karena rombongan yang terperosok tertimpa puing-puing kayu.
Teriakan minta tolong dan kesakitan sempat menambah suasana mencekam, selanjutnya rombongan satu persatu dievakuasi dengan menggunakan tangga oleh rombongan lain yang berhasil menyelamatkan diri. Setelah insiden tersebut terjadi, akhirnya pemeriksaan dihentikan.
"Meski ada kejadian ini namun pemeriksaan terhadap aliran sesat tersebut masih terus ditindak lanjuti," ujar Salim Umar ketua Komisi Fatwa MUI Jabar dengan kondisi basah kuyup.
(nwk/nwk)











































