"Laksanakan saja Pak JK, kami back-up," kata JK menirukan ucapan SBY kepadanya.
JK mengatakan hal itu di kantor PMI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK, cara komprehensif untuk menyelesaikan konflik adalah dengan dialog. Untuk sampai ke pelaksanaannya, kata JK, harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap dengan berdasar pada data-data.
"Kita pelajari secara detail, baru langkahnya," ujar JK sambil mengatakan usai dialog barulah langkah-langkah pemulihan secara sistematis dilakukan.
Khusus untuk konflik di Papua, JK menaruh perhatian khusus. Pasalnya dengan otonomi khusus dan anggaran yang tinggi, Papua seharusnya sudah bisa memulai pembangunan dan terlepas dari konflik.
"Kita harus lihat lagi konsolidasi pembangunan di Papua," kata JK.
Ia menambahkan, konflik di Papua hanyalah letupan-letupan lokal yang bersifat kasuistis, meski tidak juga boleh dianggap remeh. "Secara umum aman-aman saja, tapi ada letupan. Dan bagaimana mencegah pandangan-pandangan radikal ini penting sekali," ujar JK.
(lrn/nwk)











































