"Itu tidak ada kaitannya. Kasusnya berdiri sendiri," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar dengan nada meninggi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (9/2/2010).
Menurut Boy, polisi tidak menemukan adanya petunjuk jika Babe dan Robot Gedek berkaitan. "Sejauh ini belum ada petunjuk ke arah situ," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami mohon agar tidak dikait-kaitkan. Mengungkap 14 korban Babe saja susah. Kasihan penyidik yang sudah bekerja keras. Kalau rekan-rekan ada kecurigaan ke situ, silakan invetigasi sendiri. Sidang Robot Gedeknya juga sudah berlalu," lanjutnya.
Sementara itu, mantan pengacara Robot Gedek, Febry Irmansyah meyakini betul bahwa Baekuni adalah orang yang pernah bersaksi di sidang Robot Gedek. Saat itu, Babe bernama Sunarto.
"Saya yakin seratus persen, Babe (Baekuni) ini mirip dengan Sunarto alias Babe yang jadi saksi di sidang Robot Gedek," kata Febry.
Atas keyakinan Febry itu, Polda belum mengkonfirmasi Febry soal keterangannya itu.
"Belum kita panggil," ujar Boy.
(mei/ndr)











































