"Kami akan mengajukan keberatan kepada seniman Bapak Cipto Purnomo yang telah menghasilkan karya seni ini. Yang mungkin karena ketidaktahuannya, telah merendahkan figur dari Guru Agung kami dan juga Guru Agung Dunia," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Pemuda Theravada Indonesia (DPP PATRIA) Tanagus Dharmawan dalam rilis kepada detikcom, Senin (8/1/2010).
Menurut Tanagus, umat Buddha sangat menjunjung tinggi figur Buddha. DPP Patria juga yakin keluarga mendiang Gus Dur juga berkeberatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa seniman asal Jawa Tengah membuat patung serta lukisan Gus Dur di Studio Mendut, Magelang. Patung-patung dan lukisan ini dibuat untuk mengenang jasa mendiang Gus Dur.
Sekilas, memang patung Gus Dur karya Cipto Purnomo itu menyerupai patung Buddha. Wajah Gus Dur yang berkacamata diberi rambut mirip patung Buddha. (fay/nrl)











































