Ruhut: Buyung Ngoceh Saja Kayak Cucak Rowo

Updated

Ruhut: Buyung Ngoceh Saja Kayak Cucak Rowo

- detikNews
Senin, 08 Feb 2010 12:49 WIB
Ruhut: Buyung Ngoceh Saja Kayak Cucak Rowo
Jakarta - Ruhut Sitompul kembali memberi 'pelajaran' pada mereka yang mengkritik SBY. Kali ini Ruhut meminta Adnan Buyung Nasution yang mendesak agar SBY jantan soal Pansus Century, tidak banyak berbicara.

"Biar Buyung tahu diri dikit. Dia perlu dikasih pelajaran. Jangan ngoceh terus, ngoceh kayak cucak rowo," ujar Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2/2010).

Ruhut lantas mengungkit masa lalu Buyung. "Kalau aku dengar statemen Buyung, aku sudah malu. Dia teman saya, terlepas dia pernah ke Belanda dapat sanksi dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Pak Soeharto," kata pria yang rambutnya dikuncir kecil ini.

Wartawan yang mendengar Ruhut selip lidah menyoraki Ruhut. Ruhut buru-buru mengoreksi. "Iya, Partai Golkar," ujarnya.

Ruhut juga membandingkan Buyung dengan profesor tata negara tersohor di Indonesia yakni Prof HAS Natabaya. Menurut Natabaya, SBY tidak perlu dipanggil dalam rapat Pansus Angket Century.

"Profesor Natabaya dulu pernah bilang, jangankan SBY, JK saja tidak perlu hadir. Tidak ada hubungannya. Oleh karena itu Buyung tidak perlu didengar, Ruhut yang mengatakan," tegas pemeran Poltak dalam sinetron Gerhana itu.

Sebelumnya Buyung dalam diskusi 'Memprediksi hasil Pansus Century' di Rumah Perubahan, Jl Panglima Polim, Jakarta Selatan, Minggu (7/2/2010) kemarin mengatakan, SBY harus bertanggung jawab dalam kasus Century..

"Presiden harus jantan mengatakan saya yang bertanggung jawab. Saya ingin menunjukkan sikap jantan sebagai presiden, apalagi kabinet kita sebagai presidensial. Kalau tidak jantan, tentu jangan menjadi leader," ujar Buyung. (nik/nrl)


Berita Terkait