SBY Prihatin Kinerja Polri Kurang Dihargai

SBY Prihatin Kinerja Polri Kurang Dihargai

- detikNews
Senin, 08 Feb 2010 11:42 WIB
SBY Prihatin Kinerja Polri Kurang Dihargai
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa prihatin pada kondisi Polri. Upaya pemberantasan narkoba dan terorisme yang dilakukan Polri kurang dihargai oleh masyarakat. Padahal hasilnya sangat memuaskan.

"Selama ini jasa dan pengabdian polisi sering dilupakan dan kurang dihargai. Padahal dalam kepemimpinan saya, selama 5 tahun ini, berbulan-bulan, berminggu-minggu polisi kita berhasil memngungkap jaringan narkotika yang dampaknya luar biasa," kata SBY.

Hal tersebut ia sampaikan di akhir pidatonya dalam acara rapim Polri yang digelar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut SBY, kasus narkoba adalah permasalahan yang sangat mengkhawatirkan. Jumlah korban yang bisa terkontaminasi lebih parah dari korban peperangan.

"Kalau dalam peperangan mungkin korbannya tidak terlalu banyak, tapi korban narkotika bisa ribuan bahkan jutaan. Jangan anggap enteng masalah ini," lanjutnya.

Tidak hanya itu, SBY juga mengacungkan jempol terhadap kinerja Polri dalam memberantas terorisme. Tugas-tugas kepolisian lainnya, seperti operasi pengamanan hari raya dan liburan panjang, patut diapresiasi.

"Seperti Operasi Ketupat, mengamankan Lebaran, Operasi Lilin, mengamankan Tahun Baru dan Natal dan banyak lagi yang lain," tambahnya.

(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads