"Babe memang sering berganti nama," kata pengacara Babe, Rangga Beri Rikuser kepada wartawan, Minggu (8/2/2010).
Dikisahkan Rangga, Babe terlahir sebagai bayi kembar di tahun 1960 silam. Orangtua Babe awalnya memberi nama Hasan. "Sedangkan kembarannya diberi nama Husein," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baekuni kecil saat itu dipanggil Bungkih. Hingga beranjak dewasa, identitas Babe di Kartu Tanda Penduduk (KTP) masih Baekuni.
Barulah setelah ke Kuningan, Jawa Barat sekitar tahun 1993, Babe berganti identitas baru. Di KTP barunya, nama Babe adalah Agus.
Babe juga diduga pernah beridentitas sebagai Sunarto di tahun 1995, saat dirinya di Jakarta. Sunarto adalah saksi dalam kasus Siswanto alias Robot Gedek.
"Saya yakin seratus persen, Sunarto alias Babe ini mukanya persis dengan Baekuni," kata Febry Irmansyah, pengacara yang pernah menangani kasus Robot Gedek.
Namun, nama Sunarto ini dibantah oleh Rangga. Rangga bersikukuh jika Babe tidak pernah bersaksi di sidang Robot Gedek. "Itu Babe lain, bukan Babe ini (Baekuni). Babe kan nama panggilan untuk orangtua yang menampung anak jalanan," tandas Rangga.
(mei/mok)











































