"Presiden tidak sensitif terhadap aspirasi rakyat dan hanya peduli pada citranya. Disarankan Presiden tidak lagi mengomentari isu tidak substantif," kata anggota pansus Century dari FPG Bambang Soesatyo kepada detikcom, Minggu (7/2/2010).
Menurut Bambang yang juga wakil Bendahara Umum PG ini, presiden terlalu asik bermanuver memberi kesan seolah dizalimi. Bambang meminta SBY fokus memerintah dan menegur para menteri yang tidak pro rakyat.
"Kalau presiden terus mengeluh atau membangun citra sebagai pihak yang dizalimi, kepercayaan rakyat kepada pemerintah akan merosot," jelas Bambang. "Misalnya presiden merespon kerbau yang dibawa demonstran," imbuhnya.
Bambang mengingatkan, jika SBY terus memperhatikan hal kecil dan tidak menyelesaikan hal-hal fundamental, isu pemakzulan pun diyakini akan makin gencar dibahas masyarakat. "Dan mendorong rakyat terus menggunjingkan isu pemakzulan dan negara tidak kondusif," tutupnya.
(van/yid)











































