Pertempuran di Thailand Selatan, Korban Tewas Jadi 95 Orang
Rabu, 28 Apr 2004 14:50 WIB
Jakarta -
Jumlah korban tewas dalam peristiwa kekerasan yang kembali terjadi di wilayah Thailand selatan, terus meningkat. Data terakhir, korban tewas mencapai 95 orang. Jumlah ini termasuk 93 penyerang yang melancarkan serangkaian serangan terhadap pos-pos tentara dan polisi, Rabu subuh waktu setempat. Sebelumnya dilaporkan bahwa sedikitnya 70 militan tewas dalam kontak senjata itu.Mayor Chitnart Bunnothok, juru bicara Angkatan Darat Keempat, yang melakukan patroli di wilayah konflik Thailand selatan, mengatakan bahwa 93 penyerang tewas. Sementara 12 penyerang lainnya mengalami luka-luka dan seorang ditangkap."Jumlahnya (korban) kemungkinan akan bertambah karena kami belum membersihkan semua daerah," tukasnya kepada kantor berita AFP, Rabu (28/4/2004), menyinggung 10 lokasi tempat terjadinya pertempuran antara militan dan pasukan keamanan.Sementara di pihak pasukan keamanan Thai, dua orang dilaporkan tewas dan sembilan lainnya terluka.Perdana Menteri (PM) Thailand, Thaksin Shinawatra menyatakan bahwa sedikitnya korban tewas di pihak pasukan keamanan dikarenakan para penyerang hanya bersenjatakan beberapa senapan dan senjata tradisional."Dua pasukan keamanan telah meninggal dan sembilan luka-luka," ujar PM Thaksin kepada wartawan.Otoritas Thai mengungkapkan bahwa baku tembak masih berlangsung di sebuah masjid di provinsi Pattani, tempat para militan bersembunyi. "Kami telah menutup masjid guna menangkap mereka hidup-hidup sehingga kami bisa menanyai mereka dan mengetahui motiv mereka sebenarnya," tutur Deputi PM Chavalit Yongchaiyudh, yang bertanggung jawab atas masalah keamanan negeri.
(ita/)










































