"Kita tidak pernah untuk menyerahkan diri. Kita lakukan perlawanan apabila mereka mau melakukan penjemputan paksa," kata salah seorang aktivis Bendera Mastur Bona Ventura melalui telepon, Jumat (5/2/2010) malam.
Bona menjelaskan, pihaknya bersikukuh tidak akan mengikuti permintaan polisi untuk datang ke Polda. Panggilan tersebut dinilai banyak terdapat keganjilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bona, tindakan polisi yang menjadikan dirinya tersangka dianggap sangat aneh. Pasalnya, pansus DPR masih terus membahasa terkait hal ini.
"Pansus saja belum menyatakan ada penerima atau tidak. Kenapa polisi bisa menjadikan kita tersangka?" sahutnya.
Ibas dan sejumlah politisi yang juga tim sukses SBY-Boediono seperti Hatta Rajasa, Djoko Suyanto, Andi Mallarangeng, Choel Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, Hartati Moerdaya melaporkan 2 aktivis Bendera ke Polda Metro Jaya pada Desember lalu. Ibas cs menganggap Mustar Bona Ventura dan Ferdi Simaun telah mencemarkan nama baik mereka terkait tudingan telah menerima aliran dana Century yang raib
(ape/ape)











































