Seperti dikutip dari AFP, Sabtu (6/2/2010), mortir tersebut meledak lalu menghantam para peziarah saat berjalan pulang dari kota kuil, 110 km sebelah selatan Baghdad. Sekitar satu juta umat berkumpul untuk mengikuti festival Arbaeen.
Seorang pejabat kementerian kesehatan propinsi Karbala mengatakan, 41 orang tewas dan 144 terluka. Ledakan ini disebabkan serangan mortir yang ditembakkan tidak jauh dari lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tudingan atas serangan ini pun bermunculan. Al-Qaeda diduga menjadi dalang aksi biadab tersebut.
"Saya menuduh Al-Qaida terlibat, didukung partai Baath," katanya.
Amalheddin al-Hir menambahkan, sekitar 10 juta jemaah telah mengunjungi makam Imam Hussein dalam dua pekan terakhir ini. Mereka berjalan kaki sebagai tanda kesalehan dan merayakan puncaknya pada Jumat tengah hari.
"Para pengunjung termasuk orang-orang Arab dan sekitar 100.000 orang asing dari negara-negara Teluk, Suriah, Lebanon, Iran, Tanzania, Amerika Serikat, Norwegia, dan Belgia," tandasnya.
(ape/ape)











































