Pantauan detikcom, massa mulai bergerak memenuhi Jl Margonda Raya tepat di depan kantor Polres Depok sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka datang menggunakan seragam hitam putih dan membawa bendera serta bambu.
Saat tiba, massa tak henti-hentinya berteriak dan berorasi. "Polres harus segera menangkap pelaku yang telah menciderai tokoh masyarakat Depok," teriak salah seorang anggota Forkabi di depan kantor Polres Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Jumat (5/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, massa belum sempat melakukan tindakan anarkis. Selang berapa menit, massa pun berhasil digiring ke luar Polres.
Kemarahan massa dipicu oleh insiden penyerangan yang dilakukan sejumlah massa FBR terhadap H Said, salah seorang tokoh masyarakat Depok. H Said diserang puluhan orang saat hendak pergi salat jumat di rumahnya di RT 1 RW 6 Kelurahan Beji Timur, Depok.
H Said mendapat luka bacokan di kepala dan sekujur tubuhnya sementara Samsudin, tetangga yang sedang bertamu ke rumah H Said juga terkena amukan massa. Samsudin mengalami luka bacok di badan dan memar di seluruh tubuh.
Menurut informasi, H Said sebelumnya terlibat konflik dengan warga di Jl Arif Rahman Hakim terkait parkiran. Beberapa waktu lalu, H Said menertibkan parkir liar di bawah Fly Over Jl Arif Rahman Hakim. (ape/ape)











































