"Mungkin yang lebih familiar ke Hong Kong," ujar Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Raja Erizman di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/2/2010).
Menurut Raja, polisi telah mengirimkan red notice (surat pemberitahuan pada interpol) terkait keempat orang tersebut. "Interpol akan kirimkan ke semua Interpol," jelas jenderal bintang satu tersebut.
Dua orang yang diduga lari ke Hong Kong berinisial S dan HH. Sedangkan satu orang lagi merupakan warga negara Bulgaria berinisial M, namun tidak ada keterangan dia lari kemana. (ddt/fay)











































